Karakter Dienul Islam #Episode1


ِعَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ قَالَ : “يُقَالُ لِلرَّجُلِ مِن أَهلِ النَّار َيَومَ القِيَامَةِ : أَرَأَيتَ لَو كَانَ لَكَ مَا عَلَى الأَرضِ مِن شَيءٍ أَكُنتَ مُفتَدِيًا بِهِ؟” قَالَ : “فَيَقُولُ : نَعَم. فَيَقُولُ قَد أَرَدتُ مِنكَ أَهوَنَ مِن ذَلِك, قَد أَخَذتُ عَلَيكَ فِي ظَهرِ آدَم أَلاَّ تُشرِكَ بِي شَيأً, فَأَبَيتَ إِلاَّ أَن تُشرِكَ بِي” م

Dikatakan kepada seseorang dari kalangan ahli neraka pada hari kiamat nanti, “Bagaimanakah pendapatmu, seandainya engkau memiliki segala sesuatu yang ada di bumi, apakah engkau akan menjadikannya sebagai tebusan dirimu (dari neraka)?”

Ia menjawab, “Ya.”

Allah subhanahu wa taala berfirman, “Sesungguhnya Aku menghendaki dirimu hal yang lebih mudah daripada itu. Sesungguhnya Aku telah mengambil janji darimu ketika kamu masih berada di dalam sulbi Adam, yaitu : Janganlah kamu mempersekutukan Aku dengan sesuatu pun, tetapi ternyata kamu menolak selain mempersekutukan Aku.”

~ Hadits diriwayatkan oleh Ahmad

Karakter Dienul Islam

Islam adalah dienul fitrah (دين الفطرة)

فطرة –> الخِلقَة = keadaan asal ketika seorang manusia diciptakan oleh Allah

الخلقة التي خلق عليها البشر

“Kondisi awal penciptaan, di mana manusia diciptakan pada kondisi tersebut.” (Zaadul masir, 3/42)

ِكُلُ مَولُودٍ يُولَدُ عَلَى الفِطرَة, فَأَبَوَاهُ يُهَوِّدَانِهِ أَو يُنَصِّرَانِهِ أَو يُمَجِّسَانِه

“Setiap manusia yang lahir, mereka lahir dalam keadaan fitrah. Orang tuanyalah yang menjadikannya Yahudi, Nasrani, atau Majusi.” (Hadits diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim)

وَفِي رِوَايَة : عَلَى هَذِهِ المِلَّة

Dalam riwayat lain : “di atas jalan/millah (agama ini)”

قَالَ رَسُولُ اللهُ صَلَّى اللهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ : “يَقُولُ اللهُ [تَعَالَي] إِنِّي ُخَلَقتُ عِبَادِي حُنَفَاءَ فَجَاءَتهُمُ الشَّيَاطِينُ فَاجتَالَتهُم, عَن دِينِهِم وَحَرَّمتُ عَلَيهِم مَا أَحلَلَتُ لَهُم

Allah subhanahu wa taala berfirman, “Sesungguhnya Aku menciptakan hamba-hamba-Ku dalam keadaan hanif (cenderung kepada agama yang hak), kemudian datanglah setan, lalu setan menyesatkan mereka dari agamanya dan mengharamkan kepada mereka apa-apa yang telah Aku halalkan kepada mereka.” (Hadits diriwayatkan oleh Muslim)

أَلاَ إِنَّهَا لَيسَت نِسمَةٌ تُولَدُ إِلاَّ وُلِدَت عَلَى الفِطرَة, فَمَا تَزَالُ عَلَيهَا حَتَّى يُبَيِّنَ عَنهَا لِسَانُهَا, فَأَبَوَاهَا يُهَوِّدَانِهَا أَو يُنَصِّرَانِهَا

“Ingatlah, sesungguhnya tidak ada seorang anak pun yang dilahirkan melainkan ia dilahirkan dalam keadaan suci. Ia masih tetap dalam kedaan suci hingga lisannya dapat berbicara, lalu kedua orang tuanyalah yang menjadikannya sebagai orang Yahudi atau orang Nasrani.”

Manusia membawa kondisi fitrah/kehanifan sejak dilahirkannya.

Apa itu fitrah manusia?

وَإِذ أَخَذَ رَبُّكَ مِن بَنِي آدَمَ مِن ظُهُورِهِم ذُرِّيَّتَهُم وَأَشهَدَهُم عَلَى أَنفُسِهِم أَلَستُ بِرَبِّكُم ََقَلُوا بَلَى شَهِدنَا أَن تَقُولُوا يَومَ القِيَامَةِ إِنَّا كُنَّا عَن هَذَا ُغَافِلِين

Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman), “Bukankah Aku ini Tuhanmu?”

Mereka menjawab, “Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi.”

(Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan, “Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)”

(Al Quran surat Al Araf ayat 172)

Setiap manusia dilahirkan dalam keadaan berikrar/bersumpah/bersaksi terhadap Allah subhanahu wa taala.

أَلَستُ بِرَبِّكُم قَالُوا بَلَى شَهِدنَا

Setiap manusia dilahirkan dalam keadaan bertauhid dan tidak menyekutukan Allah

عن النبي صلى الله عليه وسلم قال : “إن الله أخذ الميثاق من ظهر آدم–عليه السلام–بنعمان. يعني عرفة فأخرج من صلبه كل ذرية ذرأها فنثرها بين يديه, ثم كلمهم قبلا قال : ‘ألست بربكم قالوا بلى شهدنا أن تقولوا يوم القيامة إنا كنا عن هذا غافلين’ إلى قوله ‘المبطلون'” م

Sesungguhnya Allah telah mengambil janji dari sulbi Adam–alaihissalam–di Nu’man tepat pada hari Arafah. Maka Allah mengeluarkan dari sulbinya semua keturunan yang kelak akan dilahirkannya, lalu Allah menyebarkannya di hadapan Adam, kemudian Allah berbicara kepada mereka secara berhadapan, “Bukankah Aku ini Tuhan kalian?”

Mereka menjawab, “Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi.”

(Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kalian tidak mengatakan, “Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang yang lengah terhadap (keesaan Tuhan).” … sampai dengan firman-Nya … orang-orang yang sesat dahulu.

(Hadits diriwayatkan oleh Ahmad)

–> Kisah anak lelaki Dahak bin Muzahim yang wafat pada usia 6 hari.

–> Kisah seorang lelaki yang bertanya kepada Umar bin Al Khattab

Kondisi Sebaliknya!

ِعَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ قَالَ : “يُقَالُ لِلرَّجُلِ مِن أَهلِ النَّار َيَومَ القِيَامَةِ : أَرَأَيتَ لَو كَانَ لَكَ مَا عَلَى الأَرضِ مِن شَيءٍ أَكُنتَ مُفتَدِيًا بِهِ؟” قَالَ : “فَيَقُولُ : نَعَم. فَيَقُولُ قَد أَرَدتُ مِنكَ أَهوَنَ مِن ذَلِك, قَد أَخَذتُ عَلَيكَ فِي ظَهرِ آدَم أَلاَّ تُشرِكَ بِي شَيأً, فَأَبَيتَ إِلاَّ أَن تُشرِكَ بِي” م

Dikatakan kepada seseorang dari kalangan ahli neraka pada hari kiamat nanti, “Bagaimanakah pendapatmu, seandainya engkau memiliki segala sesuatu yang ada di bumi, apakah engkau akan menjadikannya sebagai tebusan dirimu (dari neraka)?”

Ia menjawab, “Ya.”

Allah subhanahu wa taala berfirman, “Sesungguhnya Aku menghendaki dirimu hal yang lebih mudah daripada itu. Sesungguhnya Aku telah mengambil janji darimu ketika kamu masih berada di dalam sulbi Adam, yaitu : Janganlah kamu mempersekutukan Aku dengan sesuatu pun, tetapi ternyata kamu menolak selain mempersekutukan Aku.”

~ Hadits diriwayatkan oleh Ahmad

Jagalah Fitrahmu

Al Quran surat Ar Rum ayat 30

Bismillah, @mzaini30 🙂

Iklan

4 thoughts on “Karakter Dienul Islam #Episode1

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s