Ketika Kita Menzolimi Jutaan Manusia


Yap. Itu benar sekali. Tanpa sadar kita sudah menzolimi jutaan manusia di muka bumi ini. Bukan ratusan, dan bukan hanya ribuan lagi.

Mengapa itu bisa terjadi?

Sekarang mari kita renungkan sejenak, wahai kawanku…

Berapa banyak manusia di muka bumi ini yang tidak memiliki penglihatan sempurna seperti kita saat ini?

Berapa banyak manusia di muka bumi ini yang tidak memiliki tangan?

Berapa banyak manusia di muka bumi ini yang tidak memiliki kesempatan seperti kita saat ini?

Berapa banyak manusia saat ini yang sudah tidak mempunya kesempatan lagi buat menghirup aroma pagi yang menyejukkan?

Puluhan? Ratusan? Ribuan? Mungkin ada berjuta-juta jawaban untuk sekian pertanyaan sederhana ini.

Lalu, bagaimana dengan ini?

Berapa banyak manusia yang sudah kehilangan bapaknya?

Berapa banyak manusia yang saat ini sudah tak bisa merasakan hangatnya senyuman ibu?

Berapa banyak manusia saat ini yang tak bisa merasakan nikmatnya tidur di bawah atap?

Berapa banyak pula manusia yang hari ini nggak bisa makan?

Banyak! Ya, banyak sekali! Sedangkan kita? Kita yang saat ini memiliki kehidupan yang sempurna, kehidupan yang nikmat, bebas, segala hal yang tersedia, mengapa kita tidak bisa menggunakannya sebaik mungkin? Mengapa kita, sebagai makhluk yang memiliki akal, malah merusaknya?

Mari kita renungkan sejenak, wahai saudara…

Kita bayangkan juga adek-adek kita, ibunda-ibunda kita, saudara-saudara kita yang saat ini sedang kesusahan, sedang dalam kehidupan yang hanya punya dua opsi–hidup sengsara atau mati–di negara-negara konflik. Di Palestina, di Yaman, di India, di Amerika, Canada, London, Prancis. Mereka di sana sedang memperjuangkan apa yang selama ini mereka yakini. Mereka memperjuangkan kehidupan mereka. Kehidupan dunia dan akhirat. Sedangkan kita…

Galau…

Hanya karena diputus pacar…

Duhai hinanya kehidupan kita ini…

Hiks, @mzaini30 😳

Iklan

4 thoughts on “Ketika Kita Menzolimi Jutaan Manusia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s