Apa yang Terjadi Setelah Kita Mati?


Mati itu sesuatu yang menimpa kita. Siap atau tidak siap kita pasti mencicipinya. Ah, aku jadi keingat firmannya Allah subhanahu wa taala

كُلُّ نَفسٍ ذَائِقَةُ المَوت

Setiap jiwa pasti mencicipi kematian (Al Quran)

Lalu, coba deh kita pikirkan dulu. Nanti setelah kita mati, apa sih yang akan kita terima? Apakah kita akan berada di suatu tempat antah berantah yang di mana di situ tak ada ruang tak ada waktu, tak ada putih tak ada hitam. Atau, kita akan berada di suatu tempat yang seperti bumi atau lebih luas lagi, atau lebih sempit lagi. Apa sih dunia setelah kematian itu? Kita pastinya nggak bisa kan mengira-ngira setelah mati itu apa yang bakalan terjadi. Apakah semuanya akan sama atau setiap orang bakal menerima akibat yang berbeda-beda?

Lalu, apa yang akan menimpa kita setelah kita mati?

Saat ini para ilmuan pun nggak bisa memastikan setelah kita mati apa yang bakal terjadi. Mengapa? Karena sains/ilmu pengetahuan dibentuk dari statement-statement ataupun argumen maupun aksioma yang tentunya sudah terbukti. Terus, siapakah yang akan membuktikan/menguji kehidupan setelah mati? Apakah ada di antara para ilmuan-ilmuan kita yang cerdas-cerdas dan jenius-jenius itu yang rela untuk ditusuk dulu buat mengadakan penelitian tentang kehidupan setelah mati. Yah, tentu saja nggak bakalan ada yang mau lah.

Kenapa kita semua nggak tau kehidupan setelah mati? Tentu saja karena perkara itu adalah perkara gaib. Nggak ada yang tau apa yang bakalan terjadi ketika kita mati nanti sama halnya dengan nggak ada yang tau apa yang bakalan terjadi pada diri kita apa yang akan terjadi besok walaupun kita sudah membuat perencanaan terperinci ataupun sudah membuat to do list yang detail.

Terus, siapakah yang mengetahui apa yang bakalan terjadi pada kita setelah kita mati?

Siapa yang dapat menjamin kehidupan yang bahagia dan tentram setelah kita mati nanti?

Kalau kita hanya menunggu mati, lalu untuk apa kita hidup selama ini?

Tentu saja yang dapat menjamin kehidupan besok, setelah mati, hanya satu. Yaitu hanya Allah subhanahu wa taala.

Kenapa?

Tentu saja karena Allah yang menciptakan kehidupan dan kematian. Dia pulalah yang menciptakan dunia dan akhirat (alam setelah mati). Dia jugalah yang menciptakan kehidupan yang nampak dan kehidupan yang gaib (kehidupan malaikat dan jin).

Terus, setelah kita mati nanti apa yang bakalan terjadi pada kita?

Mari deh kita buka-buka kembali Al Quran kita. Al Quran itu adalah perkataan-perkataan dari Allah subhanahu wa taala sebagai petunjuk bagi semua makhluknya supaya selamat di dunia dan akhirat. Di situ Allah sudah menjelaskan semuanya secara jelas dan terperinci siapa saja yang kelak akan masuk surga, siapa saja yang kelak akan menjadi penghuni neraka, siapa saja orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir, siapa saja yang mengingkari bahkan memusuhi ayat-ayat Allah subhanahu wa taala.

Seharusnya diri ini sedih betapa kita ini sangat memuja kehidupan dunia yang nanti pasti kita tinggal sedangkan kita nggak punya bekal sedikitpun buat kehidupan di akhirat kita nanti.

يَعلَمُونَ ظَاهِرًا مِنَ الحَيَاةِ الدُّنيَا وَهُم عَنِ الآخِرَةِ هُم غَافِلُون

Mereka mengetahui secara jelas kehidupan dunia dan mereka terhadap kehidupan akhiratnya mengabaikannya (Al Quran. Ingat, Al Quran itu adalah perkataan Allah subhanahu wa taala)

Padahal, Allah subhanahu wa taala telah mengutus kepada kita, umat manusia, Rasul-Rasul yang dengan kebijaksanaan Allah jugalah, kita sudah dikasih bocoran tentang kehidupan akhirat sehingga nanti kita di akhirat itu bisa selamat dan mendapatkan kehidupan yang sangat bahagia di surga nanti.

Tapi sayang, setiap Rasul yang sudah diutus oleh Allah itu, kebanyakan kita mengingkarinya.

Terus, kepada siapakah kita akan menyerahkan kehidupan akhirat kita?

Siapa lagi yang bisa menjamin kehidupan akhirat kita selain Allah dan Rasulnya?

Astaghfirullah… Astaghfirullah… Astaghfirullah…

Ampunilah semua dosa kami, ya Allah…

@mzaini30

Iklan

4 thoughts on “Apa yang Terjadi Setelah Kita Mati?

  1. Sebenarnya bukan masalah ada ilmuan yang mau atau tidak.. Tapi masalahnya kalaupun ada ilmuan yang siap mati, setelah ilmuan itu mati pun ia gak bakal pernah bisa cerita ke yang masih hidup, hhe..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s