Aku adalah Mereka?


Mereka seakan tertawa, walau aslinya tidak.

Aku dan mereka. Sulit mengungkap kata-kata apa yang tepat mengutarakan segala sesuatunya tentang aku dan mereka. Aku yang kecil apa mereka yang besar? Namun satu yang pasti:

Aku ceroboh.

Mereka selalu memberi beban, beban, dan beban, begitu seterusnya bertumpuk-tumpuk. Ujar mereka, “Ini membuatmu bangkit Nak.” Oke, aku terima. Aku terima segala kata-kata manis kalian. Aku terima segala harapan hampa dari kalian.

Namun…

Di dasar tubuh ini…

Sesosok anak kecil meringkuh menjerit-jerit, teriak, kesakitan, menggenggam kepalanya dengan keras. “Aku menderitaaaa….”

Self.

Inilah self.

Inilah diri.

Inilah aku.

Siapakah aku? Aku yang ini apa aku yang itu?

Aku menurut mereka atau aku menurut aku?

Mengapa manusia senantiasa menuruti kehendak manusia lain?

Mengapa manusia lemah ini senantiasa teledor, ceroboh, cuek, apatis. Masih layakkah manusia lemah ini hidup?

Masih adakah waktu untuk mengulang segalanya?

Masih adakah waktu untuk menghentikan kecerobohan ini?

Masih adakah waktu untuk segalanya?

Aku berjuang sendiri.

Hanya aku.

Tanpa mereka.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s