Menghadapi Kepribadian yang Berbeda


Di dunia psikologi, aku bertemu dengan berbagai sesuatu yang unik, yaitu kepribadian. Kalau dari kacamataku, mungkin semua orang sama aja ya. Semua cewek sama aja, semua cowok sama aja. Entah kaya atau miskin sama aja. Nggak ada bedanya. Lalu, aku mempertanyakan alat-alat tes psikologi yang telah diajarkan kepada kami. Apakah alat-alat tes ini valid? Apakah alat-alat tes ini mampu diujikan kepada kita? Jadi, secara sekilas terlihat kalau aku ini sepertinya rajin berkuliah di psikologi walaupun sebenarnya nggak ada semangatnya berkuliah. Selalu mempertanyakan. Selalu mengkritisi. Selalu meragukan.

Namun, akupun akhirnya melihat beberapa orang yang benar-benar menyelami keilmuan psikologi, bersungguh-sungguh dalam mempelajarinya, bersungguh-sungguh dalam menyusun laporan berbagai tugas-tugas psikologi.

Semua ini membuatku kagum.

Sekarang, coba kita bayangkan deh, untuk apa coba aku memilih kuliah di psikologi namun tidak bersungguh-sungguh mempelajarinya? Lalu, akan dibawa ke mana 4 tahun yang nanti akan berlalu? 

Kita harus senantiasa berpikir, berpikir, dan berpikir.

Aku berpikir maka aku ada. Cogito ergo sum. Rene Descartes.

Aku harus jadi orang yang detail. Cermat dalam menemukan sesuatu, tegas dalam bertindak. Mahasiswa psikologi harus detail dan harus bisa melakukan segala sesuatu dengan sempurna.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s